Upaya Tepat Mendidik Anak Melalui Perangkat Mainan Edukatif

No Comments

Belajar sambil bermain dapat menghibur anak-anak, bermain sambil belajar bisa menjadi salah satu cara perkembangan anak dari sisi emosi, sosial, fisik, bahasa, serta kemampuam kognitifnya. Toysland Indonesia hadir sebagai distributor mainan edukasi anak terbaik yang ada di Indonesia.

Toysland Indonesia menyediakan berbagai macam jenis mainan edukasi untuk anak yang berkualitas sesuai dengan usia anak-anak, Disini orangtua dapat memilih mainan edukasi terbaik karena dengan bermain sambil belajar dapat membantu anak-anak untuk lebih mudah mempelajari hal-hal yang baru.

Bermain adalah aktivitas yang dipilih oleh anak-anak, karena menyenangkan bukan karena hadiah atau pujian. Melalui bermain, semua aspek perkembangan anak dapat ditingkatkan, seperti halnya bereksplorasi untuk memperkuat hal-hal yang sudah diketahui sebelum dari hal-hal baru.

Melalui permainan, anak-anak juga dapat mengembangkan semua potensinya secara optimal, baik potensi fisik maupun mental intelektual. Bermain di usia dini merupakan jembatan bagi perkembangan anak, semua aspek berproses saat mereka belajar sambil bermain dengan optimal.

Namun, orang tua perlu memfasilitasi kegiatan bermain anak dengan baik, bukan sekedar menyediakan mainan saja. Namun ikut mendampingi mereka,  karena setiap anak memiliki bakat yang kreatif. Dengan menemani anak bermain, maka proses belajar menjadi lebih terarah dan informatif.

Urgensi Bermain Bagi Anak – Anak

Dengan bermain banyak aspek kecerdasan yang bisa di dapat oleh anak. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sebuah program edukasi Learning Time yang berbasis di Hongkong bisa menjadi pilihan orang tua untuk mendukung tumbuh kembang anak dan kini juga telah hadir di Indonesia.

Program edukasi berlangganan untuk anak ini dapat dimulai sejak usia 4-24 bulan. Ini dirancang supaya orang tua dan anak dapat belajar sambil bermain bersama, dengan menggunakan perangkat mainan yang unik dari aplikasi dan video yang bisa dilakukan di rumah secara bersama.

Melalui aplikasi ini, learning time memberikan video tutorial cara mendidik anak sesuai perkembangan usia anak. Aktivitas ini dibarengi dengan perangkat mainam edukatif yang dikirimkan ke rumah setiap bulannya, jadi orang tua terbantu dalam mengoptimalkan perkembangan kognitif anak.

*Baca Juga: Mainan Edukatif Murah Untuk Anak Laki-Laki dan Perempuan

Bermain itu penting bagi anak, sebab bermain merupakan bagian dari proses tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan bermain, anak akan belajar hal tentang kehidupan sehari-hari. Anak akan mendapatkan pengalaman terkait lingkungannya, baik itu lingkungan sosial, budaya, ekonomi, maupun alam.

Berian juga sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, berpikir, bersikap, bergaul, dan berkarya. Dengan bermain, anak mencurahkan perasaan dan pikiran pada proses bermain serta sifat dan bentuk alat permainannya. Dengan demikian anak-anak akan belajar mengenali lingkungannya.

Manfaat Bermain Bagi Anak – Anak

1.) Bermain yang melibatkan fisik seperti berlari, meloncat dan menendang ini bermanfaat untuk menguatkan anggota badan anak.

2.) Bermain yang melibatkan indra atau pikiran seperti menggunakan alat-alat bermain yang mengeluarkan perasaan seperti menggambar dan bermain musik atau mendengarkan aba-aba memberikan peluang pada anak untuk belajar tentang pengertian baru, sifat-sifat dan bentuk barang tertentu.

3.) Bermain balok mainan, membentuk lilin atau tanah liat, menggambar dan sebagainya, dapat mendorong kreativitas anak.

4.) Bermain dapat membantu mengembangkan kepribadian seperti bertanggung jawab, bekerjasama, mematuhi peraturan dan sebagainya.

5.) Bermain dapat membantu anak mengenal dirinya, baik yang berkaitan dengan kelemahan dan kekurangannya, maupun kelebihannya, misalnya dengan bermain seorang anak akan mengetahui dirinya ternyata lebih mampu berlari dengan cepat dibanding dengan teman-temannya atau lebih mampu menggambar lebih baik.

6.) Bermain dapat digunakan sebagai penyalur keinginan dan kebutuhan anak yang tidak terpenuhi, misalnya keinginan untuk berlaku seperti orang tuanya dengan bermain peran orang tua, bermain sebagai sopir mobil-mobilan dan sebagainya.

7.) Bermain bersama anggota keluarga dapat mengakrabkan hubungan antara anak dengan anggota keluarga lain.

Mainan juga mempunyai berbagai macam manfaat. bahkan dapat membangun tingkatan motorik anak menjadi lebih tinggi dan tumbuh kembang anak lebih baik. Kamu sebagai orang tua dapat membelikan anak-anak mainan secara online dengan harga yang terjangkau di Toysland Indonesia.

Bermain bukanlah hal yang sia-sia, karena bermain sebenarnya  juga melakukan proses belajar. Sehingga perlu kita sadari dunia anak adalah dunia bermain dan anak berkembang dengan cara bermain. Oleh karena itu sudah seharusnya kita tidak merampas waktu bermain dari kehidupan mereka.

Permainan Mempunyai 3 Urgensi Penting

1. Urgensi kognitif

Permainan dapat membantu perkembangan kognitif anak. Melalui permainan, anak mempelajari objek-objek di sekitarnya dan belajar memecahkan masalah yang dihadapi. Struktur kognitif anak juga perlu dilatih, melalui permainan memungkinkan anak mengembangkan kompetensi dan keterampilan-keterampilan yang diperlukannya dengan cara yang menyenangkan.

2. Urgensi sosial

Permainan dapat meningkatkan dan mengembangkan perkembangan sosial anak. Khususnya dalam permainan fantasi dengan memerankan suatu peran, anak belajar memahami orang lain dan peran-peran yang akan anak mainkan di kemudian hari setelah tumbuh menjadi orang dewasa.

3. Urgensi emosional

Permainan memungkinkan anak untuk bisa memecahkan sebagian masalah seperti emosional, kegelisahan, dan konflik batin. Permainan anak juga bisa melepaskan energi fisik yang berlebihan dan membebaskan perasaan-perasaan yang terpendam, karena tekanan batin terlepaskan di dalam permainan, sehingga anak dapat mengatasi masalah kehidupan di masa yang akan datang.

Dengan bermain anak belajar berbagai hal tentang kehidupan sehari-hari. Dengan permainan, kita sebagai orang tua bisa memasukkan unsur-unsur pendidikan didalamnya. Permainan edukatif bagi anak pada garis besarnya dapat digolongkan menjadi dua, yaitu permainan aktif dan bermain pasif.

Leave a Reply